4.16.2009

Pertandingan Iman

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 14 April 2009
Bacaan : 2 Timotius 4:5-8
Setahun: Mazmur 10-12
Nas: Kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita
(2 Timotius 4:5)

Judul:

PERTANDINGAN IMAN

Pada Olimpiade Meksiko 1968, Mamo Wolde dari Ethiopia memenangkan
medali emas dalam cabang lari maraton. Ia mencatat waktu 2 jam 20
menit 27 detik. Namun, yang menjadi "bintang" justru John Stephen
Akhwari dari Tanzania. Ia masuk finis sebagai pelari terakhir, 1,5 jam
setelah Wolde. Ketika Akhwari masuk lapangan, medali sudah diserahkan,
penonton sudah sepi. Ia berjalan tertatih-tatih dengan kaki penuh
darah dan balutan. Ia sempat jatuh beberapa kali sebelum akhirnya
menjejakkan kaki di garis finis. Penonton yang masih ada pun bersorak.

Kepada Bud Greenspan, seorang sutradara film yang mewawancarainya,
Akhwari berkata, "Saya dikirim ke sini bukan hanya untuk memulai
perlombaan, tetapi juga untuk menyelesaikannya." Akhwari memang pelari
terakhir di lomba tersebut. Namun, ia dicatat sebagai pelari yang
menyelesaikan pertandingan hingga akhir, tidak undur atau menyerah
kalah di tengah jalan.

Hidup kita seumpama pertandingan iman. Kita tengah berlari menuju
garis finis (baca: kematian). Ada saat kita merasa lelah dan
letih—bisa karena beban hidup yang berat, sakit penyakit yang
berkepanjangan, atau juga karena kegagalan dan kepahitan yang terus
mendera. Dalam keadaan demikian, janganlah kita menyerah atau undur.
Teruslah "berlari" dengan iman kita. Seperti Akhwari yang terus
berlari sampai garis finis, walaupun kakinya terluka dan berdarah-
darah. Sehingga, kelak sebagaimana Paulus, kita juga bisa berkata,
"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis
akhir dan aku telah memelihara iman" (ayat 7) —AYA

APABILA KELAK KITA TIBA DI GARIS "FINIS", APAKAH KITA KELUAR SEBAGAI
PEMENANG ATAU PECUNDANG DALAM IMAN?



2 Timotius 4:5-8

5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita,
lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas
pelayananmu!
6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai
persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai
garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan
dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya;
tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang
yang merindukan kedatangan-Nya.



e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

No comments: