Suasana khas kapal langsung terasa sesaat setelah saya memasuki Piscator Seafood Buffet yang berada di Ground Floor, Epicentrum Walk, Kuningan ini. Cermin-cermin bulat khas jendela kapal tertata rapi di sepanjang dinding yang mayoritas adalah kaca, dan pernak pernik miniatur kapal pun terlihat apik di tengah ruangan.
"Ini memang konsepnya kapal. Piscator sendiri memang diambil dari bahasa Itali yang artinya nelayan," ucap Liny Tanto, Marketing Manager Piscator, dalam perbincangan santai sambil berbuka puasa di restoran yang terdiri dari dua lantai ini, Rabu (1/9/2010).
Memasuki pintu masuk gerai ini, seakan memasuki geladak kapal yang berisi berbagai macam jenis seafood. Desain dari restoran ini memang berdesain interior khas geladak kapal.
sehingga pengunjung dapat merasakan berada di kapal yang sesungguhnya dengan kenyamanan dua lantai.
Di lantai satu terlihat nuansa khas interior kapal, berbagai jenis makanan tersedia di depan pintu masuk, baik yang sudah dimasak maupun yang masih bisa diolah oleh chef. "Di sini yang paling digemari adalah BBQ Grill dan Tepanyakinya, selain Sushi dan Sashimi. Dan memang, yang diandalkan dan merupakan kelebihan Piscator adalah seafood-nya yang bagus dan fresh," katanya di sela-sela obrolan santai di salah satu meja yang terletak di bagian belakang lantai satu Piscator.
"Itu memang benar...," sebut saya dalam hati.
Bagaimana tidak? Rasa gurih dan empuk udang yang kemerah-merahan setelah dibakar, serta cumi dan ikan tuna yang terasa empuk dan manis di lidah menjadi pembenaran perkataan wanita yang pada saat itu mengenakan atasan blazer jeans berwarna biru muda.
Pada saat itu saya memang sedang menyantap BBQ Grill. Di sini kita dapat memilih sendiri udang, cumi, ayam, ataupun ikan tuna yang ingin dimakan, setelah itu kita memilih sendiri mau dimakan dengan cara BBQ Grill atau Tepanyaki. Dalam waktu sekitar lima sampai sepuluh menit, BBQ Grill dapat disantap.
"Jika ingin masakan Korea hanya dapat dinikmati di restoran Korea, masakan Jepang di restoran Jepang, sedangkan di sini mencakup semua. Dan, kita tidak memakai micin," lanjut perempuan berkulit putih tersebut.
Diceritakannya, terdapat lebih dari 100 main menu di gerai all you can eat ini. Seafood-nya sendiri pun lokal, kecuali daging sapi, salmon, dan tuna. Satu orang chef dari Korea dan chef-chef lokal menjadi kunci penyaji berbagai jenis masakan seafood yang fresh, lembut, gurih, serta enak di lidah.
"Makanan sudah menjadi lifestyle. Meeting sambil makan, kalau macet pun mendingan makan dulu. Selain itu, kita pasti suka dengan seafood, makanan yang digemari dari kecil hingga besar. Buffet di hotel mahal, makanya kita ingin tempat yang enak dan harganya terjangkau," paparnya.
Di akhir perbincangan, Liny menambahkan untuk lunch (11.00-15.00) dikenakan biaya Rp 140.000++, sedangkan untuk dinner (17.30-22.00) dikenakan biaya Rp 179.000++. "Ini buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 22.00," katanya.
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
12.22.2010
7.08.2010
Hmm... Klappertaart Erg Lekker
merupakan persilangan kuliner Manado dan Belanda ini memang benar-benar erg lekker! Isinya berupa custard lembut dengan potongan kelapa muda dan aroma rum yang menggoda. Selain itu ada pula pudding cokelat dan bludder tape. Pencinta klappertaart... kom en proef!
Di Indonesia kue yang satu ini dikenal sebagai kue khas Manado. Konon resep adonan klappertaart ini merupakan pengaruh dari warisan kolonial Belanda yang populer hingga sekarang. Biasanya klappertaart banyak dijual di restoran-restoran yang menawarkan menu masakan Manado.
Salah satu penjual klappertaart di Jakarta yang cukup dikenal adalah Klappertaart Huis. Gerainya mungilnya yang terletak di kawasan Kelapa Gading ini memang layak disinggahi. Selain dua buah lemari pendingin besar, di bagian sudut juga terdapat beberapa meja dan kursi yang disediakan bagi yang ingin menyantap di tempat.
Siang itu saat saya berkunjung jejeran aneka klappertaart yang berada di balik kaca lemari pendingin yang berembun nampak menggoda. Klappertaart yang dikemas dalam tiga macam ukuran tersebut yaitu Klein (Kecil), Middel (Sedang), dan Groot (Besar) dikemas dalam wadah-wadah alumunium. Selain klappertaart ada pula beberapa jenis lainnya seperti pudding cokelat dan pandan.
Biasanya klappertaart yang biasa ditemui di pasaran adalah yang dipanggang. Klappertaart jenis tersebut terbuat dari adonan tepung terigu, maizena, mentega dan telur yang dipadukan daging kelapa. Tetapi ada pula unbaked klappertaart yang kini cukup populer dengan tekstur seperti custard seperti yang dijual di Klappertaart Huis ini.
Klappertaart-nya ada beragam jenis seperti 'kaas' atau keju, 'klassiek' atau klasik, citroen atau lemon, dll. Hmm... semua serba menggoda! Untuk jenis Kaas diberi topping serutan keju dan buah ceri, sedangkan Klassiek Klappertaart pilihan saya diatasnya ditaburi kenari cincang, raisin, dan bubuk kayu manis sebagai yang kemudian dipanggang. Tak lupa saya pun ikut mencoba semangkok kecil putri cake beroma srikaya yang bikin penasaran.
Dengan sebuah sendok kecil saya pun mulai merogoh bagian dalam klappetaart yang berisi kelapa muda yang lembut. Hmm... aroma rum dan kayu manis langsung menggelitik hidung disusul dengan dingin dan lembutnya tekstur klappetaart saat menyentuh lidah. Kelapa mudanya yang lembut beradu serasi dengan sensasi krenyes raisin dan kenari. Nyam nyam... erg lekker!
Putri cake sendiri mirip-mirip dengan kue srikaya. Menurut saya sih rasa manisnya tidak terlalu berlebih dan rasa srikaya yang tidak terlalu pekat sehingga saat menikmatinya tak ada rasa eneg. Pastinya makin enak karena seperti klappertaart kue ini juga disajikan dingin.
Soal harga Klappertaart Huis ini mematok harga standar yaitu mulai Rp 15.000,00 untuk klappertaart. Sedangkan untuk pudding cokelat dan putri cake dihargai mulai Rp 6000,00 - Rp 8000,00. Saat pulang tak lupa saya pun menenteng oleh-oleh klappetaart dan bludder tape untuk oleh-oleh keluarga. Seperti slogan toko ini 'Kom en proef', pencinta klappetaart harus datang dan mencoba Klappertaart Huis ini untuk membuktikan kelezatannya sendiri!
Klappertaart Huis
Jl. Boulevard Raya Blok TN-2 no.29
Kelapa Gading
Telp: 021-80266161/80265151
Jam Buka: 9.00 - 21.00
Di Indonesia kue yang satu ini dikenal sebagai kue khas Manado. Konon resep adonan klappertaart ini merupakan pengaruh dari warisan kolonial Belanda yang populer hingga sekarang. Biasanya klappertaart banyak dijual di restoran-restoran yang menawarkan menu masakan Manado.
Salah satu penjual klappertaart di Jakarta yang cukup dikenal adalah Klappertaart Huis. Gerainya mungilnya yang terletak di kawasan Kelapa Gading ini memang layak disinggahi. Selain dua buah lemari pendingin besar, di bagian sudut juga terdapat beberapa meja dan kursi yang disediakan bagi yang ingin menyantap di tempat.
Siang itu saat saya berkunjung jejeran aneka klappertaart yang berada di balik kaca lemari pendingin yang berembun nampak menggoda. Klappertaart yang dikemas dalam tiga macam ukuran tersebut yaitu Klein (Kecil), Middel (Sedang), dan Groot (Besar) dikemas dalam wadah-wadah alumunium. Selain klappertaart ada pula beberapa jenis lainnya seperti pudding cokelat dan pandan.
Biasanya klappertaart yang biasa ditemui di pasaran adalah yang dipanggang. Klappertaart jenis tersebut terbuat dari adonan tepung terigu, maizena, mentega dan telur yang dipadukan daging kelapa. Tetapi ada pula unbaked klappertaart yang kini cukup populer dengan tekstur seperti custard seperti yang dijual di Klappertaart Huis ini.
Klappertaart-nya ada beragam jenis seperti 'kaas' atau keju, 'klassiek' atau klasik, citroen atau lemon, dll. Hmm... semua serba menggoda! Untuk jenis Kaas diberi topping serutan keju dan buah ceri, sedangkan Klassiek Klappertaart pilihan saya diatasnya ditaburi kenari cincang, raisin, dan bubuk kayu manis sebagai yang kemudian dipanggang. Tak lupa saya pun ikut mencoba semangkok kecil putri cake beroma srikaya yang bikin penasaran.
Dengan sebuah sendok kecil saya pun mulai merogoh bagian dalam klappetaart yang berisi kelapa muda yang lembut. Hmm... aroma rum dan kayu manis langsung menggelitik hidung disusul dengan dingin dan lembutnya tekstur klappetaart saat menyentuh lidah. Kelapa mudanya yang lembut beradu serasi dengan sensasi krenyes raisin dan kenari. Nyam nyam... erg lekker!
Putri cake sendiri mirip-mirip dengan kue srikaya. Menurut saya sih rasa manisnya tidak terlalu berlebih dan rasa srikaya yang tidak terlalu pekat sehingga saat menikmatinya tak ada rasa eneg. Pastinya makin enak karena seperti klappertaart kue ini juga disajikan dingin.
Soal harga Klappertaart Huis ini mematok harga standar yaitu mulai Rp 15.000,00 untuk klappertaart. Sedangkan untuk pudding cokelat dan putri cake dihargai mulai Rp 6000,00 - Rp 8000,00. Saat pulang tak lupa saya pun menenteng oleh-oleh klappetaart dan bludder tape untuk oleh-oleh keluarga. Seperti slogan toko ini 'Kom en proef', pencinta klappetaart harus datang dan mencoba Klappertaart Huis ini untuk membuktikan kelezatannya sendiri!
Klappertaart Huis
Jl. Boulevard Raya Blok TN-2 no.29
Kelapa Gading
Telp: 021-80266161/80265151
Jam Buka: 9.00 - 21.00
Iga Bakar Empuk Plus Jamur Crispy
Potongan iga plus sambal dalam cobek ini memang cocok dijadikan hidangan penambah semangat. Daging iga yang empuk makin sedap dinikmati bersama sambal pedas yang mengigit plus jamur yang krenyes renyah. Penggemar iga penyet, mau coba?
Makanan yang serba penyet sepertinya memang semakin populer saja. Mulai dari kelas rumah makan sampai restoran besar kini tak jarang yang menyajikan menu serba penyet ini. Salah satunya adalah Tekko yang merupakan restoran spesialis iga penyet.
Sebagai penggemar iga penyet tentunya restoran Tekko yang berada di Gading Food City ini menarik perhatian saya. Lampu-lampu dan meja-meja panjang yang berjejer tampak menghiasi bagian depan restoran yang terdiri dari dua area, yaitu outdoor dan indoor. Untuk tempatnya memang cukup enak dan nyaman untuk duduk berlama-lama.
Sayang saya agak kesulitan saat akan memesan makanan, karena saat itu sebagian besar para pramusaji hanya terpusat di area dalam. Setelah menunggu beberapa menit barulah saya memperoleh buku menu dan mulai memesan makanan.
Pastinya menu yang menjadi incaran adalah iga penyetnya Tekko. Pasalnya setelah mencoba makan di Leko, rumah makan iga penyet sejenis lainnya saya jadi penasaran ingin membandingkan cita rasa keduanya. Untuk tingkat kepedasan sambalnya bisa dibilang standar bisa dipilih pedas, sedang, atau biasa.
Untuk menu penyet di Tekko memang lebih variatif sebut saja ada lidah penyet, ayam penyet, ikan bakar penyet, dll. Selain itu restoran ini juga menawarkan aneka mie, sup, sayuran, dan beberapa paket hemat. Begitu pula untuk minumannya mulai dari yang standar berupa es teh manis atau tawar sampai aneka jus.
Pesanan saya pun tiba yaitu seporsi iga penyet, jamur crispy penyet, dan segelas besar es teh manis. Semuanya disajikan dalam cobek tanah liat lengkap dengan lalapan timun dan daun kemangi. Hmm... hidangan yang tersaji dihadapan saya benar-benar membangkitkan selera!
Dua potong iga berukuran cukup besar bertabur bawang putih diletakkan di atas gerusan sambal yang merah menyala. Daging si iga sapi cukup empuk sehingga saya tak kesulitan meloloskan dari tulangnya. Saat daging iga sapi dicocolkan ke sambal dan disuap bersama nasi putih hangat hmm... mulut pun tak bisa berhenti mengunyah.
Selain si iga sapi, rupanya harus diakui bahwa sambal pendamping hidangan ini memegang peranan yang tak kalah penting. Bagi saya sambal racikan Tekko ini memang kurang begitu nendang karena lebih banyak memakai tomat dan sedikit terasi. Namun soal suka atau tidaknya, hal tersebut kembali pada selera para penikmat kuliner masing-masing.
Sedikit kekurangan tersebut berhasil ditutupi dengan jamur tiram yang dibalut dengan tepung tipis yang gurih. Saat digigit krenyes enak si jamur yang renyah diluar dan lembut di dalam ini membuat saya ketagihan nyam nyam...!
Soal harga Tekko mematok harga yang standar yaitu Rp 28.000,00 untuk iga penyet dan Rp 15.000,00 untuk jamur crispy penyet. Berhubung masih penasaran dengan menu-menu penyet Tekko lainnya rasanya saya bakal datang kembali kesini.
Tekko
Gading Food City Lt. Dasar Blok B#101-103
Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading Blok M
Jakarta Utara
Telp: 021-45842926
Jl. Pesanggrahan Raya no. 7D-E
Jakarta Barat
Telp: 021-5859347
La Codefin Lt 1 UF-9
Jalan Kemang Raya No.8
Jakarta Selatan
Telp: 021-7183374
Makanan yang serba penyet sepertinya memang semakin populer saja. Mulai dari kelas rumah makan sampai restoran besar kini tak jarang yang menyajikan menu serba penyet ini. Salah satunya adalah Tekko yang merupakan restoran spesialis iga penyet.
Sebagai penggemar iga penyet tentunya restoran Tekko yang berada di Gading Food City ini menarik perhatian saya. Lampu-lampu dan meja-meja panjang yang berjejer tampak menghiasi bagian depan restoran yang terdiri dari dua area, yaitu outdoor dan indoor. Untuk tempatnya memang cukup enak dan nyaman untuk duduk berlama-lama.
Sayang saya agak kesulitan saat akan memesan makanan, karena saat itu sebagian besar para pramusaji hanya terpusat di area dalam. Setelah menunggu beberapa menit barulah saya memperoleh buku menu dan mulai memesan makanan.
Pastinya menu yang menjadi incaran adalah iga penyetnya Tekko. Pasalnya setelah mencoba makan di Leko, rumah makan iga penyet sejenis lainnya saya jadi penasaran ingin membandingkan cita rasa keduanya. Untuk tingkat kepedasan sambalnya bisa dibilang standar bisa dipilih pedas, sedang, atau biasa.
Untuk menu penyet di Tekko memang lebih variatif sebut saja ada lidah penyet, ayam penyet, ikan bakar penyet, dll. Selain itu restoran ini juga menawarkan aneka mie, sup, sayuran, dan beberapa paket hemat. Begitu pula untuk minumannya mulai dari yang standar berupa es teh manis atau tawar sampai aneka jus.
Pesanan saya pun tiba yaitu seporsi iga penyet, jamur crispy penyet, dan segelas besar es teh manis. Semuanya disajikan dalam cobek tanah liat lengkap dengan lalapan timun dan daun kemangi. Hmm... hidangan yang tersaji dihadapan saya benar-benar membangkitkan selera!
Dua potong iga berukuran cukup besar bertabur bawang putih diletakkan di atas gerusan sambal yang merah menyala. Daging si iga sapi cukup empuk sehingga saya tak kesulitan meloloskan dari tulangnya. Saat daging iga sapi dicocolkan ke sambal dan disuap bersama nasi putih hangat hmm... mulut pun tak bisa berhenti mengunyah.
Selain si iga sapi, rupanya harus diakui bahwa sambal pendamping hidangan ini memegang peranan yang tak kalah penting. Bagi saya sambal racikan Tekko ini memang kurang begitu nendang karena lebih banyak memakai tomat dan sedikit terasi. Namun soal suka atau tidaknya, hal tersebut kembali pada selera para penikmat kuliner masing-masing.
Sedikit kekurangan tersebut berhasil ditutupi dengan jamur tiram yang dibalut dengan tepung tipis yang gurih. Saat digigit krenyes enak si jamur yang renyah diluar dan lembut di dalam ini membuat saya ketagihan nyam nyam...!
Soal harga Tekko mematok harga yang standar yaitu Rp 28.000,00 untuk iga penyet dan Rp 15.000,00 untuk jamur crispy penyet. Berhubung masih penasaran dengan menu-menu penyet Tekko lainnya rasanya saya bakal datang kembali kesini.
Tekko
Gading Food City Lt. Dasar Blok B#101-103
Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading Blok M
Jakarta Utara
Telp: 021-45842926
Jl. Pesanggrahan Raya no. 7D-E
Jakarta Barat
Telp: 021-5859347
La Codefin Lt 1 UF-9
Jalan Kemang Raya No.8
Jakarta Selatan
Telp: 021-7183374
6.14.2010
Yuk Santai-santai di Kedai
Menghabiskan akhir pekan tidak harus selamanya di mall. Banyak tempat-tempat menarik yang harus Anda coba. Salah satunya cafe manis bernama kedai. Bertempat di Jalan Benda Raya No 89 Kemang, Kedai dapat menjadi pilihan Anda menghabiskan waktu bersama teman atau pasangan. Begitu Anda memasuki pintu utama, Anda akan terbuai dengan konsep bangunan yang vintage dan homey. Dominasi dinding berwarna hijau dan pink di resto ini membuat suasana jadi rileks sekaligus romantis. Ruangan cafe ini penuh dengan barang-barang kreatif, salah satunya tempat nasi kecil yang digunakan sebagai lampu gantung. Menurut stafnya yang ramah, dekorasi yang ada di kedai adalah barang-barang yang dibuat dari imajinasi kreatif sang pemilik. Dinding cafe ini juga banyak dipajangi poster-poster ala zaman dulu dan hiasan gambar bunga-bunga cantik.
Untuk pilihan makanan, kedai cukup mempunyai pilihan yang bervariasi. Dari menu appetizer, main course dan desert. Nachos, bakso dan bakso bakwan sampai puding roti bisa jadi pilihan Anda. Yang juga unik si tempat ini adalah nama minumannya. Ada minuman duda kaya dan gadis lugu yang rasanya asam-asam segar. Untuk harga, Kedai tak banyak berbeda dengan tempat sejenis. Siapkan rp 100rb/perorang untuk menikmati main course, minuman, dan satu side dish appetizer atau dessert.
Untuk pilihan makanan, kedai cukup mempunyai pilihan yang bervariasi. Dari menu appetizer, main course dan desert. Nachos, bakso dan bakso bakwan sampai puding roti bisa jadi pilihan Anda. Yang juga unik si tempat ini adalah nama minumannya. Ada minuman duda kaya dan gadis lugu yang rasanya asam-asam segar. Untuk harga, Kedai tak banyak berbeda dengan tempat sejenis. Siapkan rp 100rb/perorang untuk menikmati main course, minuman, dan satu side dish appetizer atau dessert.
Sensasi Masakan Bebek di Tian Xi
Satu lagi resto yang menyediakan masakan khas dari bahan bebek. Bebek peking diakui mereka sebagai spesialisnya. Layaknya resto Cina yang lain, Tian Xi menyediakan aneka menu bebek peking yang bisa menggoyang lidah Anda.
Suasana oriental khas Cina sudah terasa saat Anda memasuki ruangan resto yang terletak di pusat perbelanjaan Senayan City ini. Mulai dari interior juga pemilihan warna furnitur membuat pengunjung seolah-olah berada di salah satu resto di negara Cina.
Tian Xi juga menyediakan dua ruang privat bagi Anda yang ingin mengadakan rapat, atau sekedar bercengkrama dengan keluarga besar.
Beberapa menu yang patut dicoba di resto tersebut adalam bebek peking lada hitam yang bercitarasa pedas manis. Kepiting Soka Goreng juga bisa menjadi menu makan yang lezat. Ingin sayuran yang gurih dan pedas? Coba saja pesan kangkung cabe rawit khas Tian Xi. Sebagai makanan penutup, juice lemon yang segar, serta puding almond bisa jadi pilihan.
Suasana oriental khas Cina sudah terasa saat Anda memasuki ruangan resto yang terletak di pusat perbelanjaan Senayan City ini. Mulai dari interior juga pemilihan warna furnitur membuat pengunjung seolah-olah berada di salah satu resto di negara Cina.
Tian Xi juga menyediakan dua ruang privat bagi Anda yang ingin mengadakan rapat, atau sekedar bercengkrama dengan keluarga besar.
Beberapa menu yang patut dicoba di resto tersebut adalam bebek peking lada hitam yang bercitarasa pedas manis. Kepiting Soka Goreng juga bisa menjadi menu makan yang lezat. Ingin sayuran yang gurih dan pedas? Coba saja pesan kangkung cabe rawit khas Tian Xi. Sebagai makanan penutup, juice lemon yang segar, serta puding almond bisa jadi pilihan.
Sedep Mantep Ayam Bakar Kecap
Ingin sedikit santai saat makan siang ini? Ayam berbalut bumbu kecap yang pedas-pedas manis ini bisa jadi lauk yang dahsyat. Disuap dengan nasi hangat, sambal terasi plus lalapan. Hm…dijamin bikin keringat berlelehan! Segar!
Di saat kondisi kocek tidak terlalu tebal, makan siang yang praktis, enak dan mengeyangakan bisa jadi pilihan. Sajian ayam salah satu alternatif yang tak pernah membosankan. Termasuk ayam bakar kecap.
Ayam ini biasanya dibuat dari ayam negeri, ayam jantan atau ayam kampung. Setelah diungkep dengan bumbu dan empuk barulah ayam dibakar di atas bara api. Saat dibakar ayam diolesi dengan bumbu kecap, bawang dan cabai hingga warnanya gosong kecokelatan.
Rasa gurih bercampur dengan manis-manis pedas membuat ayam ini jadi makin enak. Apalagi saat disantap dicocol dengan sambal terasi yang dikucuri jeruk limau plus lalapan segar. Yang paling afdol tentu dengan memakai tangan saat menyantap ayam ini.
Ayam bakar ini bukan hanya aromanya yang menggelitik hidung tetapi rasanya juga mantap. Mudah ditemukan di warung makan, rumah makan hingga restoran yang bermenu ayam. Segera saja, tentukan pilihan Anda siang ini dengan mengunjungi salah satu rumah makan ini.
Ayam Goreng Kremes & Ayam Bakar Kwali bu Tjondro
Binatoro Tengah Blok N2 no 33, sektor 1
Bintaro Jaya
Telpon: 021-735-5629
Jam buka: 10.00 - 21.00 (menerima pesanan dan delivery service)
Ayam Cobek Langganan,
di Gading Batavia Blok LC 11/1
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Ayam Bakar Mas Mono
Jl. Tebet Raya No.57
Jakarta Selatan
Telpon: 021-8350847
Ayam Bakar Wong Solo
Jl. Raya Kalimalang Bl A-2/8-9
Duren Sawit
Jakarta Timur
Telpon: 021-86902829
Di saat kondisi kocek tidak terlalu tebal, makan siang yang praktis, enak dan mengeyangakan bisa jadi pilihan. Sajian ayam salah satu alternatif yang tak pernah membosankan. Termasuk ayam bakar kecap.
Ayam ini biasanya dibuat dari ayam negeri, ayam jantan atau ayam kampung. Setelah diungkep dengan bumbu dan empuk barulah ayam dibakar di atas bara api. Saat dibakar ayam diolesi dengan bumbu kecap, bawang dan cabai hingga warnanya gosong kecokelatan.
Rasa gurih bercampur dengan manis-manis pedas membuat ayam ini jadi makin enak. Apalagi saat disantap dicocol dengan sambal terasi yang dikucuri jeruk limau plus lalapan segar. Yang paling afdol tentu dengan memakai tangan saat menyantap ayam ini.
Ayam bakar ini bukan hanya aromanya yang menggelitik hidung tetapi rasanya juga mantap. Mudah ditemukan di warung makan, rumah makan hingga restoran yang bermenu ayam. Segera saja, tentukan pilihan Anda siang ini dengan mengunjungi salah satu rumah makan ini.
Ayam Goreng Kremes & Ayam Bakar Kwali bu Tjondro
Binatoro Tengah Blok N2 no 33, sektor 1
Bintaro Jaya
Telpon: 021-735-5629
Jam buka: 10.00 - 21.00 (menerima pesanan dan delivery service)
Ayam Cobek Langganan,
di Gading Batavia Blok LC 11/1
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Ayam Bakar Mas Mono
Jl. Tebet Raya No.57
Jakarta Selatan
Telpon: 021-8350847
Ayam Bakar Wong Solo
Jl. Raya Kalimalang Bl A-2/8-9
Duren Sawit
Jakarta Timur
Telpon: 021-86902829
Santai Sejenak di Portico
Kemacetan saat jam pulang kantor terkadang membuat Anda merasa malas untuk pulang. Santai bersama teman-teman di Portico bisa jadi pilihan menarik untuk mengindari kemacetan.
Portico tarletak di Panin tower Senayan City, Jl. Asia Afrika. Portico mempunyai konsep bistro yang inovatif.
Saat memasuki restoran ini, Anda akan jarang menemukan dinding sebagai sekat-sekat ruangan. Kaca- kaca dengan grafir bunga, pohon dan binatang malah menjadi pengganti sekat. Dengan begitu Anda akan merasa seperti di dalam sebuah glass house. Tak hanya dinding kaca saja yang menjadi keunikannya, untuk bagian outdoor Anda akan merasa nyaman dengan konsep teras. Green area ini juga menjadi favorit spot para pengunjung. Portico sendiri mempunyai arti teras dalam bahasa Spanyol.
Waktu yang tepat untuk datang ke Portico saat sore-sore menjelang malam. Anda bisa merasakan suasana sore sambil menikmati hidangan dan wine-wine andalan yang ditawarkan oleh Portico.
Untuk main course, Portico menawarkan makanan international yang beragam seperti smoked salmon with chives potato cake and sour cream, steak, burger, seabass fillet dan pasta. Yang menarik, pasta yang ada di kombinasikan dengan menu Indonesia. Contohnya seperti lasagna with beef rendang yang direkomendasikan oleh chef setempat.
Selain hidangan Anda juga dapat menemukan koleksi wine dan cocktail yang bisa jadi andalan. Untuk range harga, banderol makan di portico berkisar dari Rp30.000 sampai Rp125.000. Sedangkan untuk jenis minuman mocktail, dengan Rp.40.000 Anda bisa menikmatinya.
Portico tarletak di Panin tower Senayan City, Jl. Asia Afrika. Portico mempunyai konsep bistro yang inovatif.
Saat memasuki restoran ini, Anda akan jarang menemukan dinding sebagai sekat-sekat ruangan. Kaca- kaca dengan grafir bunga, pohon dan binatang malah menjadi pengganti sekat. Dengan begitu Anda akan merasa seperti di dalam sebuah glass house. Tak hanya dinding kaca saja yang menjadi keunikannya, untuk bagian outdoor Anda akan merasa nyaman dengan konsep teras. Green area ini juga menjadi favorit spot para pengunjung. Portico sendiri mempunyai arti teras dalam bahasa Spanyol.
Waktu yang tepat untuk datang ke Portico saat sore-sore menjelang malam. Anda bisa merasakan suasana sore sambil menikmati hidangan dan wine-wine andalan yang ditawarkan oleh Portico.
Untuk main course, Portico menawarkan makanan international yang beragam seperti smoked salmon with chives potato cake and sour cream, steak, burger, seabass fillet dan pasta. Yang menarik, pasta yang ada di kombinasikan dengan menu Indonesia. Contohnya seperti lasagna with beef rendang yang direkomendasikan oleh chef setempat.
Selain hidangan Anda juga dapat menemukan koleksi wine dan cocktail yang bisa jadi andalan. Untuk range harga, banderol makan di portico berkisar dari Rp30.000 sampai Rp125.000. Sedangkan untuk jenis minuman mocktail, dengan Rp.40.000 Anda bisa menikmatinya.
Santap Soba di Koiki
Bagi Anda penggemar masakan mie asal Jepang, Soba, kini ada restoran baru yang patut dicoba. Restoran yang berada di lantai lower basement, Plaza Indonesia ini menawarkan berbagai masakan Jepang yang bisa Anda nikmati, namun menu Sobanya paling spesial. Selamat datang di Koiki.
Restoran yang dibuka kurang lebih sejak 4 bulan lalu menawarkan suasana yang nyaman. Begitu masuk restoran ini Anda bisa menemukan tempat duduk dengan bentuk seperti sebuah sushi. Ada juga sushi bar, lounge dan juga tatami atau lesehan ala jepang bisa jadi pilihan duduk lainnya. Dengan desain yang unik dan kental budaya Jepang saja, Koiki tak melupakan budaya Indonesia. Hal itu terpancar dari seragam para pramusaji yang terbuat dari kain batik lurik khas Indonesia.
Untuk hidangannya, koiki menawarkan banyank variasi mulai dari mie jepang alias soba, sushi, sashimi hingga bento. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, soba merupakan mie yang terbuat dari gandum asli Jepang yang kaya nutrisi dan vitamin. Menu andalan Koiki adalah soba, baik yang disajikan secara dingin maupun panas. Tetapi untuk orang Indonesia kebanyakan dari mereka lebih memilih soba yang panas.
Untuk soba dingin ada Tenzaru soba yaitu soba dengan tempura udang, Kaki age soba yaitu soba dengan bakwan. Untuk soba panasnya, ada tamago soba yaitu soba dengan telur.
Untuk hidangan penutup Anda akan tergiur dengan macha parfait, yaitu es krim dengan rasa green tea yang disajikan dengan cornflake, kacang merah dan marshmallow.
Untuk range harganya cukup membawa uang Rp.300.000 saja, Anda dapat menikmati hidangan jepang di Koiki ini mulai dari appetizer hingga dessert.
Restoran yang dibuka kurang lebih sejak 4 bulan lalu menawarkan suasana yang nyaman. Begitu masuk restoran ini Anda bisa menemukan tempat duduk dengan bentuk seperti sebuah sushi. Ada juga sushi bar, lounge dan juga tatami atau lesehan ala jepang bisa jadi pilihan duduk lainnya. Dengan desain yang unik dan kental budaya Jepang saja, Koiki tak melupakan budaya Indonesia. Hal itu terpancar dari seragam para pramusaji yang terbuat dari kain batik lurik khas Indonesia.
Untuk hidangannya, koiki menawarkan banyank variasi mulai dari mie jepang alias soba, sushi, sashimi hingga bento. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, soba merupakan mie yang terbuat dari gandum asli Jepang yang kaya nutrisi dan vitamin. Menu andalan Koiki adalah soba, baik yang disajikan secara dingin maupun panas. Tetapi untuk orang Indonesia kebanyakan dari mereka lebih memilih soba yang panas.
Untuk soba dingin ada Tenzaru soba yaitu soba dengan tempura udang, Kaki age soba yaitu soba dengan bakwan. Untuk soba panasnya, ada tamago soba yaitu soba dengan telur.
Untuk hidangan penutup Anda akan tergiur dengan macha parfait, yaitu es krim dengan rasa green tea yang disajikan dengan cornflake, kacang merah dan marshmallow.
Untuk range harganya cukup membawa uang Rp.300.000 saja, Anda dapat menikmati hidangan jepang di Koiki ini mulai dari appetizer hingga dessert.
RM Yogya
Bila sedang melintas di kawasan Tebet, sekalipun sedang kenyang pun saya sering iseng belok ke RM Yogya ini. Percaya, tidak? Rumah makan sederhana ini sudah ada sejak saya berkantor di kawasan Pancoran (Tebet) pada awal tahun 1970-an. Saya ingat berjumpa di tempat itu dengan Lenny Marlina yang ayu kinyis-kinyis di masa itu.
Rumah makan ini menyajikan hidangan sederhana a la Yogyakarta. Sajiannya berciri masakan rumahan (home cooking). Suasananya seperti di rumah eyang tempo doeloe. Inilah yang membuatnya selalu dirindukan pelanggannya. Harga-harganya pun sangat pantas, dari Rp 13-20.000 per porsi - membuat kita tidak perlu khawatir mengukur kemampuan dompet ketika memesan makanan di situ.
Favorit saya di sini adalah lontong gudeg komplet. Lho, gudeg kok pakai lontong? Karena itulah dia istimiwir! Di Solo, khususnya pada pagi hari, orang suka menyantap gudeg dengan bubur lemu (bubur beras yang dimasak dengan santan). Di Yogya, orang suka makan gudeg dengan lontong sebagai variasi.
Lontongnya lembut, dengan lauk gudeg setengah kering yang manis, opor ayam dan tahu, sambal goreng krecek dan kacang tolo, lalu diguyur kuah opor legit, dan diberi topping sambal kacang. Ealah, mbok, wis jan uenak tenin! Sambal kacangnya memberi nuansa tambahan sebagai pengaya kuah opor. Ayamnya adalah ayam kampung. Sekalipun kecil, tetapi muantapfff.
Sajian juara lainnya di rumah makan ini adalah: mangut lele, rawon, gule kambing, bistik kambing (mirip tongseng, tetapi kering), bistik komplet, tahu telur, dan selat solo. Side dish-nya adalah: buntil, botok, tempe/tahu bacem.
Minumnya? Coba bayangkan: es gula asam atau es kunyit asam di siang yang gerah sebagai pendamping masakan yang gurih lezat. Hmmm, srupuuuuuut. Sssssuegerrrrr! Ayo, buruan singgah. Kalaupun sedang kenyang, bungkus saja untuk dibawa pulang. (Bondan Winarno)
RM Yogya
Jl. Tebet Barat Dalam VII/27
Jakarta Selatan
021 8292519
Rumah makan ini menyajikan hidangan sederhana a la Yogyakarta. Sajiannya berciri masakan rumahan (home cooking). Suasananya seperti di rumah eyang tempo doeloe. Inilah yang membuatnya selalu dirindukan pelanggannya. Harga-harganya pun sangat pantas, dari Rp 13-20.000 per porsi - membuat kita tidak perlu khawatir mengukur kemampuan dompet ketika memesan makanan di situ.
Favorit saya di sini adalah lontong gudeg komplet. Lho, gudeg kok pakai lontong? Karena itulah dia istimiwir! Di Solo, khususnya pada pagi hari, orang suka menyantap gudeg dengan bubur lemu (bubur beras yang dimasak dengan santan). Di Yogya, orang suka makan gudeg dengan lontong sebagai variasi.
Lontongnya lembut, dengan lauk gudeg setengah kering yang manis, opor ayam dan tahu, sambal goreng krecek dan kacang tolo, lalu diguyur kuah opor legit, dan diberi topping sambal kacang. Ealah, mbok, wis jan uenak tenin! Sambal kacangnya memberi nuansa tambahan sebagai pengaya kuah opor. Ayamnya adalah ayam kampung. Sekalipun kecil, tetapi muantapfff.
Sajian juara lainnya di rumah makan ini adalah: mangut lele, rawon, gule kambing, bistik kambing (mirip tongseng, tetapi kering), bistik komplet, tahu telur, dan selat solo. Side dish-nya adalah: buntil, botok, tempe/tahu bacem.
Minumnya? Coba bayangkan: es gula asam atau es kunyit asam di siang yang gerah sebagai pendamping masakan yang gurih lezat. Hmmm, srupuuuuuut. Sssssuegerrrrr! Ayo, buruan singgah. Kalaupun sedang kenyang, bungkus saja untuk dibawa pulang. (Bondan Winarno)
RM Yogya
Jl. Tebet Barat Dalam VII/27
Jakarta Selatan
021 8292519
Santap Korea di Hang Gang Kitchen
Anda bisa mampir ke Hang Gang Kitchen Restaurant yang mengedepankan masakan dan ambience bertemakan korea. Menu yang ditawarkan juga beragam.
Restoran ini di didukung oleh desain interior yang nyaman sehingga cocok untuk makan siang maupun malam bersama keluarga atau rekan kerja. Tak jauh berbeda dengan restoran korea lainnya, tempat duduknya seperti 'lesehan' ala meja makan Korea. Ada juga tempat duduk biasa yang tidak kalah nyaman.
Menu makanan spesialnya adalah Kalbi Gui yang dimasak secara BBQ. Makanan ini merupakan iga sapi yang empuk dan gurih. Kemudian Ada juga Ojinggo Bokum yang merupakan cumi dengan saos khas korea. Rasanya yang asam-manis serta sedikit pedas cocok dengan lidah orang Indonesia.
Tak hanya itu, sup berkuah yang segar bernama Kimchi Jonggol akan menggoyang lidah Anda dengan kuahnya yang segar. Menu ini terdiri dari isi berbagai sayuran, daging serta tahu. Untuk minuman, Hang Gang menawarkan Honey Citron Tea, minuman dengan rasa sedikit asam yang menyegarkan tenggorokan.
Restoran yang awalnya terletak di Wolter Monginsidi ini, sekarang telah membuka beberapa cabang, diantaranya di Grand Indonesia, Pacific Place dan di Food Court Plaza Senayan, Jakarta.
Restoran ini di didukung oleh desain interior yang nyaman sehingga cocok untuk makan siang maupun malam bersama keluarga atau rekan kerja. Tak jauh berbeda dengan restoran korea lainnya, tempat duduknya seperti 'lesehan' ala meja makan Korea. Ada juga tempat duduk biasa yang tidak kalah nyaman.
Menu makanan spesialnya adalah Kalbi Gui yang dimasak secara BBQ. Makanan ini merupakan iga sapi yang empuk dan gurih. Kemudian Ada juga Ojinggo Bokum yang merupakan cumi dengan saos khas korea. Rasanya yang asam-manis serta sedikit pedas cocok dengan lidah orang Indonesia.
Tak hanya itu, sup berkuah yang segar bernama Kimchi Jonggol akan menggoyang lidah Anda dengan kuahnya yang segar. Menu ini terdiri dari isi berbagai sayuran, daging serta tahu. Untuk minuman, Hang Gang menawarkan Honey Citron Tea, minuman dengan rasa sedikit asam yang menyegarkan tenggorokan.
Restoran yang awalnya terletak di Wolter Monginsidi ini, sekarang telah membuka beberapa cabang, diantaranya di Grand Indonesia, Pacific Place dan di Food Court Plaza Senayan, Jakarta.
6.13.2010
One Fine Dinner di Pastis
Sekali-sekali tak ada salahnya memanjakan diri Anda dengan makan di restoran fancy. Untuk Anda yang berkantor di tengah kota, Pastis bisa jadi pilihan.
Pastis terletak di The Kuningan Suites Apartement di Jl, Setiabudi Utara, persisnya di sebelah hotel Four Season. Pastis merupakan restoran dengan konsep fine dining.
Untuk Anda yang ingin bersantai, di bagian belakang ada 'Backyard', sebuah alfresco lounge dengan suasana cozy. Kebanyakan pengunjung tempat ini berasal dari kalangan expat atau eksekutif muda Jakarta.
Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari makanan Indonesia sampai Eropa. Beberapa menu yang bisa Anda nikmati mulai dari nasi goreng cabai hijau, lasagna, sampai spaghetti aglio oglio.
Selain makanan, yang jadi Andalan Pastis dan Backyard adalah koleksi wine yang mereka miliki. Lebih dari 2000 botol wine tersedia mulai dari harga Rp. 195.000 ++.
Untuk Anda yang berencana datang pada jam ramai atau weekends lebih baik melakukan reservasi terlebih dahulu. Biaya yang dihabiskan untuk satu menu utama, dessert, dan minuman standar sekitar Rp 150 ribu- Rp 350 ribu per orang.
Pastis terletak di The Kuningan Suites Apartement di Jl, Setiabudi Utara, persisnya di sebelah hotel Four Season. Pastis merupakan restoran dengan konsep fine dining.
Untuk Anda yang ingin bersantai, di bagian belakang ada 'Backyard', sebuah alfresco lounge dengan suasana cozy. Kebanyakan pengunjung tempat ini berasal dari kalangan expat atau eksekutif muda Jakarta.
Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari makanan Indonesia sampai Eropa. Beberapa menu yang bisa Anda nikmati mulai dari nasi goreng cabai hijau, lasagna, sampai spaghetti aglio oglio.
Selain makanan, yang jadi Andalan Pastis dan Backyard adalah koleksi wine yang mereka miliki. Lebih dari 2000 botol wine tersedia mulai dari harga Rp. 195.000 ++.
Untuk Anda yang berencana datang pada jam ramai atau weekends lebih baik melakukan reservasi terlebih dahulu. Biaya yang dihabiskan untuk satu menu utama, dessert, dan minuman standar sekitar Rp 150 ribu- Rp 350 ribu per orang.
Nyam Nyam... Empuk Gurih Burger Steak
Sudah gajian? Hmm... siang ini boleh saja memanjakan diri dengan makan siang yang agak mewah. Burger Steak yang empuk dan rasa gurihnya mantap bisa dinikmati panas-panas. Siraman saus BBQ atau saus Black Pepper membuat buger jadi makin enak saja. Mau coba?
Burger steak merupakans alah satu varian burger yang banyak disukai orang. Terbuat dari daging sapi yang dicincang dan dibentuk bulat pipih, mirip hamburger. Karena itu burger steak dijamin pasti empuk dan enak.
Steak yang satu ini biasanya disajikan dengan kentang panggang, kentang goreng atau kentang ongklok. Aneka sauspun biasanya disajikan dengan cara disiram langsung ke atas burger steak. Seperti saus champignon, saus black pepper, saus tomat atau saus BBQ. Pelengkap lainnya adalah keju cheddar lembaran, setup sayuran dan daun selada.
Karena sajian yang satu ini komplet, maka dijamin bisa jadi menu makan siang yang mengenyangkan. Harga burger steak ini juga relatif tak terlalu mahal karena dibuat dari daging sapi cincang. Coba saja kunjungi salah satu restoran ini saat makan siang nanti.
The Steak House
Hotel Four Seasons Jakarta
Jl.HR Rasuna Said
Jakarta Selatan
Gandy's Steak House
Jalan HOS Cokroaminoto
Jakarta Pusat
Telpon: 021-314 3292
Angus Steak House
Senayan City
Jl. Asia Afrika
Jakarta Selatan
Panciuos Pancake House
Plaza Indonesia, Lt. 5 Unit E 06 – 08
Jl. MH. Thamrin Kav. 28 – 30
Jakarta Pusat
Burger steak merupakans alah satu varian burger yang banyak disukai orang. Terbuat dari daging sapi yang dicincang dan dibentuk bulat pipih, mirip hamburger. Karena itu burger steak dijamin pasti empuk dan enak.
Steak yang satu ini biasanya disajikan dengan kentang panggang, kentang goreng atau kentang ongklok. Aneka sauspun biasanya disajikan dengan cara disiram langsung ke atas burger steak. Seperti saus champignon, saus black pepper, saus tomat atau saus BBQ. Pelengkap lainnya adalah keju cheddar lembaran, setup sayuran dan daun selada.
Karena sajian yang satu ini komplet, maka dijamin bisa jadi menu makan siang yang mengenyangkan. Harga burger steak ini juga relatif tak terlalu mahal karena dibuat dari daging sapi cincang. Coba saja kunjungi salah satu restoran ini saat makan siang nanti.
The Steak House
Hotel Four Seasons Jakarta
Jl.HR Rasuna Said
Jakarta Selatan
Gandy's Steak House
Jalan HOS Cokroaminoto
Jakarta Pusat
Telpon: 021-314 3292
Angus Steak House
Senayan City
Jl. Asia Afrika
Jakarta Selatan
Panciuos Pancake House
Plaza Indonesia, Lt. 5 Unit E 06 – 08
Jl. MH. Thamrin Kav. 28 – 30
Jakarta Pusat
Nyok, Maen ke 'Kampoeng Betawi
Memasuki bulan Juni, pastinya tak lepas dari persiapan menyambut ulang tahun Jakarta. Tak terkecuali di hotel berbintang ini. Tak hanya pernak pernik khas Betawi saja yang ditampilkan, tapi juga kuliner tradisional yang jarang ada pun bisa Anda dapat di sini.
Memasuki bulan Juni, semarak kemeriahan ulang tahun Jakarta sudah mulai terasa. Berbagai tempat sudah mulai memasang pernak pernik khas Jakarta, salah satunya adalah ondel-ondel. Tak terkecuali Hotel JW Marriott Jakarta. Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Jakarta yang ke 483, Hotel JW Marriott menghadirkan sebuah festival makanan yang bertemakan 'Kampoeng Betawi Market'.
Festival yang diadakan mulai hari ini, 10 Juni 2010 hingga 22 Juni 2010 Sailendra Resto akan menghadirkan sesuatu yang berbeda dari biasanya. yang berlokasi di lantai dasar akan disulap menjadi sebuah pasar tradisional. Lengkap dengan rumah panggung bergaya Betawi dan ondel-ondel yang menciptakan suasana seperti kampoeng tempoe doeloe. Tak heran jika tema kali ini berjudul 'Kampoeng Betawi Market'.
Beragam hidangan khas Betawi seperti gabus pucung, soto betawi, kerak telor, nasi ulam bisa Anda cicipi. Tidak hanya itu, sayur babanci yang sudah sangat jarang di temui di Jakarta akan hadir memanjakan lidah Anda selama masa promosi berlangsung.
Jenis kue-kue tradisional lainnya seperti kue putu, pisang goreng, tape uli, dan roti buaya yang biasa dijadikan hantaran saat pernikahan masyarakat Betawi akan hadir di Sailendra Resto tak hanya saat makan siang saja tapi juga saat makan malam. Semua hidangan yang disajikan telah dipersiapkan secara matang oleh chef Deden Gumilar, Executive Sous Chef hotel JW Marriott beserta tim kitchennya.
Nah, tunggu apa lagi? Kalau sudah tak sabar untuk mencicipi kuliner-kuliner khas Betawi langsung saja meluncur ke Sailendra Resto di Hotel JW Marriott Jakarta mulai dari 10 hingga 22 Juni 2010. Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021-57988889.
Memasuki bulan Juni, semarak kemeriahan ulang tahun Jakarta sudah mulai terasa. Berbagai tempat sudah mulai memasang pernak pernik khas Jakarta, salah satunya adalah ondel-ondel. Tak terkecuali Hotel JW Marriott Jakarta. Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Jakarta yang ke 483, Hotel JW Marriott menghadirkan sebuah festival makanan yang bertemakan 'Kampoeng Betawi Market'.
Festival yang diadakan mulai hari ini, 10 Juni 2010 hingga 22 Juni 2010 Sailendra Resto akan menghadirkan sesuatu yang berbeda dari biasanya. yang berlokasi di lantai dasar akan disulap menjadi sebuah pasar tradisional. Lengkap dengan rumah panggung bergaya Betawi dan ondel-ondel yang menciptakan suasana seperti kampoeng tempoe doeloe. Tak heran jika tema kali ini berjudul 'Kampoeng Betawi Market'.
Beragam hidangan khas Betawi seperti gabus pucung, soto betawi, kerak telor, nasi ulam bisa Anda cicipi. Tidak hanya itu, sayur babanci yang sudah sangat jarang di temui di Jakarta akan hadir memanjakan lidah Anda selama masa promosi berlangsung.
Jenis kue-kue tradisional lainnya seperti kue putu, pisang goreng, tape uli, dan roti buaya yang biasa dijadikan hantaran saat pernikahan masyarakat Betawi akan hadir di Sailendra Resto tak hanya saat makan siang saja tapi juga saat makan malam. Semua hidangan yang disajikan telah dipersiapkan secara matang oleh chef Deden Gumilar, Executive Sous Chef hotel JW Marriott beserta tim kitchennya.
Nah, tunggu apa lagi? Kalau sudah tak sabar untuk mencicipi kuliner-kuliner khas Betawi langsung saja meluncur ke Sailendra Resto di Hotel JW Marriott Jakarta mulai dari 10 hingga 22 Juni 2010. Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi 021-57988889.
Menikmati Sunset di Talavera
Ingin bersantap sekaligus menyaksikan sunset dengan suasana kota? Coba datang ke talavera dan nikmati pemandangannya!
Gedung bernama Talavera yang terletak di Jalan TB Simatupang kav. 22 ini mempunyai resto dengan pemandangan perkantoran. Nama resto tersebut adalah Top M cafe yang berada di rooftop gedung. Bagi Anda yang gemar berolahraga,fasilitas gym dan kolam renang juga tersedia. Anda bisa menyantap makanan diresto setelah membakar di sana.
Jam yang paling pas untuk datang ke restoran ini adalah sekitar jam 17.00 sampai malam hari, pemandangan matahari terbenam bisa Anda nikmati. Sebuah sofa besar menghadap kolam renang akan membuat kita lebih rileks saat menyaksikan sunset.
Menu yang ada pada restoran ini cukup variatif. Mulai dari makanan western seperti tenderloin steak, aglio olio spagethi dan masih banyak lagi. Menu easternnya pun tidak kalah banyak tom yum dan sop buntut bisa jadi pilihan Anda lainnya. Restoran ini juga menawarkan berbagai macam yoghurt, mulai dari yoghurtkiwi, strawberry sampai blueberry. Harga makanan dan minuman yang ditawarkan Top
M cafe ini berkisar dari Rp 20 ribu rupiah sampai Rp 70 ribu rupiah.
Gedung bernama Talavera yang terletak di Jalan TB Simatupang kav. 22 ini mempunyai resto dengan pemandangan perkantoran. Nama resto tersebut adalah Top M cafe yang berada di rooftop gedung. Bagi Anda yang gemar berolahraga,fasilitas gym dan kolam renang juga tersedia. Anda bisa menyantap makanan diresto setelah membakar di sana.
Jam yang paling pas untuk datang ke restoran ini adalah sekitar jam 17.00 sampai malam hari, pemandangan matahari terbenam bisa Anda nikmati. Sebuah sofa besar menghadap kolam renang akan membuat kita lebih rileks saat menyaksikan sunset.
Menu yang ada pada restoran ini cukup variatif. Mulai dari makanan western seperti tenderloin steak, aglio olio spagethi dan masih banyak lagi. Menu easternnya pun tidak kalah banyak tom yum dan sop buntut bisa jadi pilihan Anda lainnya. Restoran ini juga menawarkan berbagai macam yoghurt, mulai dari yoghurtkiwi, strawberry sampai blueberry. Harga makanan dan minuman yang ditawarkan Top
M cafe ini berkisar dari Rp 20 ribu rupiah sampai Rp 70 ribu rupiah.
Long Grain: Restoran Dengan Dua Kultur
Kabar baik bagi Anda pencinta masakan Thailand dan masakan Barat. Dua hari yang lalu, tepatnya Rabu (21/4/2010), baru saja dibuka sebuah restoran yang menawarkan masakan Thailand dan Barat.
Adalah Long Grain yang hadir dengan menggabungkan konsep makanan Thailand dan Barat. Cabai dan gandum yang menjadi logonya, mewakilkan penggabungan konsep tersebut. Cabai mewakilkan ciri khas makanan Thailand yang pedas, sedangkan gandum mewakilkan bahan baku utama masakan-masakan barat.
Menu-menu yang ditawarkan Long Grain sangat beragam. Mulai dari appetizernya, Gai Hor Bai Toey adalah daging ayam yang dibungkus oleh daun pandan. Menurut pihak manajemen restoran ini, menu ini adalah menu favorit dan paling banyak dipesan oleh para customer.
Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand.Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand.Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand.
Adalah Long Grain yang hadir dengan menggabungkan konsep makanan Thailand dan Barat. Cabai dan gandum yang menjadi logonya, mewakilkan penggabungan konsep tersebut. Cabai mewakilkan ciri khas makanan Thailand yang pedas, sedangkan gandum mewakilkan bahan baku utama masakan-masakan barat.
Menu-menu yang ditawarkan Long Grain sangat beragam. Mulai dari appetizernya, Gai Hor Bai Toey adalah daging ayam yang dibungkus oleh daun pandan. Menurut pihak manajemen restoran ini, menu ini adalah menu favorit dan paling banyak dipesan oleh para customer.
Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand.Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand.Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand.
Enak Mantab... Batagor Bandung
Kota kembang memang menawarkan sejuta pilihan makanan yang enak menggoyang lidah. Salah satunya adalah batagor Bandung yang rasanya kenyal enak dengan siraman bumbu kacang yang gurih. Penggemar batagor, cobain yuk!
Siapa yang tak kenal batagor? Jajanan khas kota Bandung ini memang banyak penggemarnya mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Di kota kembang yang mempopulerkan penganan ini bertebaran para penjual batagor. Mulai versi jajanan kaki lima hingga dalam bentuk cafe atau rumah makan.
Batagor sendiri merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. Adonan bakso diisi ke tahu dan kemudian digoreng. Hmm... pastinya saus kacang yang gurih pedas dan kucuran jeruk limau menambah nikmat rasa batagor yang kenyal-kenyal enak.
Diantara banyaknya penjual batagor yang bertebaran di kota Bandung ada beberapa yang cukup terkenal. Diantaranya adalah Batagor Kingsley yang terletak di Jl. Veteran, Bandung. Lalu ada pula Batagor Riri yang berlokasi di Jl. Burangrang 41, Bandung, sedangkan Batagor Abuy menempati sebuah food court yang berlokasi di Jalan Lengkong Besar no.47.
Tidak hanya enak dinikmati di tempat, batagor ini pun cocok dibawa sebagai oleh-oleh. Apa saja yang perlu diperhatikan jika membawa batagor sebagai oleh-oleh:
Biasanya si penjual akan menyediakan box khusus bagi mereka yang ingin dibawa pulang. Namun bagi yang perjalanan cukup jauh sebaiknya jika memesan siomay dan batagor minta bungkusnya dipisah.
Siomay bisa bertahan lebih lama tanpa freezer dibanding batagor. Sebab tahu pada batagor dikhawatirkan tidak segar lagi saat sampai tujuan.
Kalau batagor tidak akan langsung dimakan, sebaiknya beli dalam keadaan tidak digoreng. Batagor bisa disimpan di dalam kulkas dan digoreng saat akan dimakan.
Untuk cara menggoreng pun perlu diperhatikan. Batagor sebaiknya digoreng di atas api kecil agar matang dengan baik.
Nah, pastinya kalau yang sedang jalan-jalan ke Bandung jangan lupa buat mampir beli batagor yah!
Siapa yang tak kenal batagor? Jajanan khas kota Bandung ini memang banyak penggemarnya mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Di kota kembang yang mempopulerkan penganan ini bertebaran para penjual batagor. Mulai versi jajanan kaki lima hingga dalam bentuk cafe atau rumah makan.
Batagor sendiri merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. Adonan bakso diisi ke tahu dan kemudian digoreng. Hmm... pastinya saus kacang yang gurih pedas dan kucuran jeruk limau menambah nikmat rasa batagor yang kenyal-kenyal enak.
Diantara banyaknya penjual batagor yang bertebaran di kota Bandung ada beberapa yang cukup terkenal. Diantaranya adalah Batagor Kingsley yang terletak di Jl. Veteran, Bandung. Lalu ada pula Batagor Riri yang berlokasi di Jl. Burangrang 41, Bandung, sedangkan Batagor Abuy menempati sebuah food court yang berlokasi di Jalan Lengkong Besar no.47.
Tidak hanya enak dinikmati di tempat, batagor ini pun cocok dibawa sebagai oleh-oleh. Apa saja yang perlu diperhatikan jika membawa batagor sebagai oleh-oleh:
Biasanya si penjual akan menyediakan box khusus bagi mereka yang ingin dibawa pulang. Namun bagi yang perjalanan cukup jauh sebaiknya jika memesan siomay dan batagor minta bungkusnya dipisah.
Siomay bisa bertahan lebih lama tanpa freezer dibanding batagor. Sebab tahu pada batagor dikhawatirkan tidak segar lagi saat sampai tujuan.
Kalau batagor tidak akan langsung dimakan, sebaiknya beli dalam keadaan tidak digoreng. Batagor bisa disimpan di dalam kulkas dan digoreng saat akan dimakan.
Untuk cara menggoreng pun perlu diperhatikan. Batagor sebaiknya digoreng di atas api kecil agar matang dengan baik.
Nah, pastinya kalau yang sedang jalan-jalan ke Bandung jangan lupa buat mampir beli batagor yah!
Harum Menggoda Pepes Ikan Mas
Olahan ikan mas ini sudah tak asing lagi. Hampir di setiap rumah makan bergaya Sunda menyediakan menu ini. Mau yang dikukus atau yang dibakar setelah dikukus juga enak. Tambahan nasi putih hangat bikin makan siang makin sedap!
Bingung memilih menu makan siang ini? Tidak ada salahnya mencoba pepes ikan mas ini. Kalau biasanya ikan mas diolah dengan cara digoreng dan disajikan bersama dengan sambal dadak, namun berbeda kali ini. Ika mas dimasak dengan cara dipepes. Lumuran bumbu berupa bawang merah, cabai, bawang putih, dan juga raburan daun kemangi bikin aromanya harum dan segar!
Ikan mas yang dipilih biasanya ikan mas hidup yang berukuran sedang. Sehingga untuk satu bungkus pepes bisa disantap satu orang. Pepes ikan mas bisa dihadirkan dengan dua cara. Yang pertama bisa disantap langsung setelah selesai di kukus, tapi ada juga yang dibakar sehingga bumbunya lebih kering melekat ke daging ikannya. Nah kalau Anda lebih menyukai yang mana?
Kalau repot dengan urusan duri ikan mas, tak usah khawatir. Pepes ikan mas juga tersedia yang sudah berduri lunak. Hal ini disebabkan pepes ikan mas dimasak lebih dari 4 jam. Hasilnya bumbu meresap, duri lunak dan rasa gurihnya makin mantap saja.
Pepes ikan mas cukup mudah ditemukan di rumah makan yang ada di Jakarta. Khususnya rumah makan yang bergaya Sunda. Salah satu rumah makan berikut bisa jadi target Anda siang ini.
RM.Ampera
Jl. Pemuda No. 79
Pondok Gede,Jakarta Timur
Warung Bu Bandung
Jl. Cipinang Jaya 1B (belakang Hero dekat pertigaan)
Jakarta Timur
Telp: 021 8575477
Kedai Mak Pinah
Jl. Raya Kapten Tendean No. 2
Jakarta Selatan
Telp: 021-71790918
Warung Sunda Ririe's
Jl.Tegal Rotan Bintaro
Telp 021-7106253
Bingung memilih menu makan siang ini? Tidak ada salahnya mencoba pepes ikan mas ini. Kalau biasanya ikan mas diolah dengan cara digoreng dan disajikan bersama dengan sambal dadak, namun berbeda kali ini. Ika mas dimasak dengan cara dipepes. Lumuran bumbu berupa bawang merah, cabai, bawang putih, dan juga raburan daun kemangi bikin aromanya harum dan segar!
Ikan mas yang dipilih biasanya ikan mas hidup yang berukuran sedang. Sehingga untuk satu bungkus pepes bisa disantap satu orang. Pepes ikan mas bisa dihadirkan dengan dua cara. Yang pertama bisa disantap langsung setelah selesai di kukus, tapi ada juga yang dibakar sehingga bumbunya lebih kering melekat ke daging ikannya. Nah kalau Anda lebih menyukai yang mana?
Kalau repot dengan urusan duri ikan mas, tak usah khawatir. Pepes ikan mas juga tersedia yang sudah berduri lunak. Hal ini disebabkan pepes ikan mas dimasak lebih dari 4 jam. Hasilnya bumbu meresap, duri lunak dan rasa gurihnya makin mantap saja.
Pepes ikan mas cukup mudah ditemukan di rumah makan yang ada di Jakarta. Khususnya rumah makan yang bergaya Sunda. Salah satu rumah makan berikut bisa jadi target Anda siang ini.
RM.Ampera
Jl. Pemuda No. 79
Pondok Gede,Jakarta Timur
Warung Bu Bandung
Jl. Cipinang Jaya 1B (belakang Hero dekat pertigaan)
Jakarta Timur
Telp: 021 8575477
Kedai Mak Pinah
Jl. Raya Kapten Tendean No. 2
Jakarta Selatan
Telp: 021-71790918
Warung Sunda Ririe's
Jl.Tegal Rotan Bintaro
Telp 021-7106253
By The Beach: Restoran Pantai di Tengah Kota
Lantai kayu, dinding dari batu koral, lampu yang redup dan pohon palem. Suasana romantis seperti itu biasanya bisa didapatkan di restoran dekat pantai.
Kini, Anda tidak perlu berjauh-jauh menempuh perjalanan ke utara Jakarta atau ke Anyer untuk mendapatkan suasana seperti itu. Anda cukup melangkahkan kaki ke EX Plaza Indonesia.
By The Beach, sebuah restoran dengan konsep pantai yang dapat membawa Anda merasakan suasana yang berbeda. Anda akan dibuat seolah sedang menikmati hidangan di tepi pantai.
Tempat ini tentunya sangat cocok bagi Anda yang bosan dengan restoran-restoran bertema urban atau semacamnya. Pramusaji dengan seragam ala pelaut semakin menegaskan suasana pantai.
Akan sangat menyenangkan jika Anda menghabiskan malam menunggu kemacetan ibu kota di By The Beach. Tempat memang di desain untuk mereka yang ingin makan bersama-sama. Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya meja yang disiapkan untuk empat hingga enam orang.
Meskipun By The Beach terlihat lebih cocok dihabiskan bersama-sama teman atau keluarga, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengajak pasangan untuk kencan di restoran ini. Terdapat tempat yang lebih privat, lengkap dengan tirai putih di dekat pintu masuk. Lampu yang redup, membuat suasana kencan Anda akan semakin romantis.
Sia-sia rasanya jika segala macam atribut yang membuat kesan seperti di pinggir pantai tidak dilengkapi dengan sea food. Hal tersebut tentunya tidak dilakukan managemen By The Beach karena restoran ini menawarkan berbagai makanan laut yang lezat disantap.
Kini, Anda tidak perlu berjauh-jauh menempuh perjalanan ke utara Jakarta atau ke Anyer untuk mendapatkan suasana seperti itu. Anda cukup melangkahkan kaki ke EX Plaza Indonesia.
By The Beach, sebuah restoran dengan konsep pantai yang dapat membawa Anda merasakan suasana yang berbeda. Anda akan dibuat seolah sedang menikmati hidangan di tepi pantai.
Tempat ini tentunya sangat cocok bagi Anda yang bosan dengan restoran-restoran bertema urban atau semacamnya. Pramusaji dengan seragam ala pelaut semakin menegaskan suasana pantai.
Akan sangat menyenangkan jika Anda menghabiskan malam menunggu kemacetan ibu kota di By The Beach. Tempat memang di desain untuk mereka yang ingin makan bersama-sama. Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya meja yang disiapkan untuk empat hingga enam orang.
Meskipun By The Beach terlihat lebih cocok dihabiskan bersama-sama teman atau keluarga, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengajak pasangan untuk kencan di restoran ini. Terdapat tempat yang lebih privat, lengkap dengan tirai putih di dekat pintu masuk. Lampu yang redup, membuat suasana kencan Anda akan semakin romantis.
Sia-sia rasanya jika segala macam atribut yang membuat kesan seperti di pinggir pantai tidak dilengkapi dengan sea food. Hal tersebut tentunya tidak dilakukan managemen By The Beach karena restoran ini menawarkan berbagai makanan laut yang lezat disantap.
6.11.2010
Terjerat Wangi Kopi dan Manisnya Kaya Toast!
Sepotong kaya toast manis dengan pinggiran renyah merupakan pendamping sempurna secangkir kopi susu hangat ini. Kopinya berbuih karena diseduh memakai ceret tinggi dengan aroma harum menggoda. Belum lagi si Singapore Laksa dan Chicken Curry yang tak kalah sedap rasanya!
Saat sedang berjalan-jalan menyusuri lorong-lorong mal paling gres di Jakarta Barat ini, tiba-tiba aroma kopi samar-samar menyergap indra penciuman saya. Hmm... aromanya wangi menggelitik hidung dan tanpa sadar mengantarkan langkah saya menuju sebuah kedai mungil bernama 'Killiney' Since 1919.
Kegiatan menyeduh kopi tarik dan teh tarik di kedai ini dilakukan di semi open kitchen sehingga bisa disaksikan pengunjung. Tampak seseorang sedang melakukan atraksi menyeduh secangkir kopi tarik dengan ceret bercorong panjang dan memindahkannya ke wadah lain sehingga seperti kegiatan menari-narik. Tak heran jika minuman ini dikenal dengan nama kopi tarik atau teh tarik.
Ternyata budaya minum kopi di warung kopi yang dulu banyak dijumpai di Medan, Pontianak, Batam, Malaysia dan Singapura ini mulai tertular ke Jakarta. Hal itu terbukti dengan hadirnya beberapa kopitiam atau warung kopi di Jakarta termasuk Killiney. Meski di Medan sendiri kopitiam tersebut telah memiliki sekitar 9 outlet.
Embel-embel 'Since 1919' yang tertera di belakang nama kopitiam tersebut ternyata bukan sekedar pemanis. Kopitiam yang merupakan franchise asal Singapura ini ternyata sudah berdiri sejak 1919. Kopi yang diseduh langsung sesaat sebelum dihidangkan dan homemade kaya toast menjadi andalannya.
Meskipun berada di dalam mal namun Killiney menebarkan suasana yang nyaman dan sederhana layaknya warung kopi. Sentuhan kayu tampak disana sini mulai dari dinding sampai kursi-kursi kayu yang dipadukan dengan meja marmer. Kesan tersebut diperkuat dengan termos-termos jadoel yang dipajang di beberapa sudut dan lantai yang dipoles semen polos.
Tak lama saya pun bergabung dengan pengunjung lainnya yang asyik menyeruput secangkir kopi atau teh sambil mengobrol atau mengigit sepotong roti bakar. Kopi tarik dan teh tarik ditawarkan dengan nama yang cukup unik, misal Coffee C untuk kopi yang memakai tambahan gula dan susu, Coffee CO buat yang hanya memakai susu saja, Coffee O buat yang memakai gula saja, sedangkan Coffee OO alias kosong berarti sama sekali tidak memakai gula atau susu. Hal tersebut juga berlaku untuk teh tarik.
Saya pun bermaksud untuk membandingkan kopi dan teh tarik a la Killiney ini. Sebagai pendamping tak ketinggalan Singapore Laksa dan Kaya Toast menjadi pilihan saya sore itu. Kopi tarik disajikan dalam gelas kaca pendek bergagang dengan buih di permukaannya, sedangkan es teh tariek disajikan dalam gelas tinggi. Rasa teh tariek ini sedikit menyerupai Thai tea namun tanpa rasa manis susu berlebih. Suegerr... memang cocok dinikmati sore-sore hari seperti ini!
Saat akan diseruput aroma wangi kopi bercampur susu sempat menggelitik hidung. Kopinya merupakan biji kopi house blend yang diracik khusus di Singapura. Susu kental manis dan cair yang dicampurkan kedalamnya tampilan minuman ini tidak hitam melainkan lebih kecoklatan. Saat diseruput slurpp... rasa kopinya ringan di lidah dan tak meninggalkan jejak asam. Hmm... sangat pas buat saya!
Sementara homemade kaya toast atau roti bakar disajikan berupa 4 tangkup roti yang dipotong berbentuk segi tiga. Sarikayanya yang dibuat sendiri menebarkan wangi pandan yang sangat harum. Untuk roti bakar ini ada 3 jenis roti dengan beragam isi yang bisa jadi pilihan yaitu roti tawar biasa, roti gandum, dan French Toast yang rotinya berukuran lebih tebal. Saat digigit kaya yang dioles tidak terlalu tebal atau tipis ini menebarkan aroma wangi. Yang membuat saya suka rasanya yang tidak terlalu manis mengigit!
Laksanya sendiri memakai mi berukuran besar seperti udon dengan siraman kuah kemerahan. Mi yang terbuat dari tepung beras ini terasa lembut dengan balutan kuah kari yang terasa ringan namu dengan tekstur kuah yang sedikit kental. Singapore laksa ini dilengkapi dengan irisan fish cake, udang, irisan telur, tahu, dan tauge. Tambahan sambal belacan yang tersedia dalam wadah terpisah membuat rasanya makin terasa nikmat!
Untuk kopi dan teh tarik di kopitiam ini dihargai mulai Rp 11.000,00 - Rp 22.000,00. Sedangkan untuk makanannya seperti Singapore Laksa, Chicken Curry, Toast, Prata, dll kesemuanya dihargai tak lebih dari Rp 29.000,00. Tak mahal bukan? Buat mereka yang ingin menyeruput secangkir kopi sore nanti mampir saja ke kopitiam ini!
Killiney Kopitiam
Central Park Mall, LG Floor
Jl. Let. Jend. S Parman Kav. 28
Jakarta Barat
Telp. 021-56985313
Jam Buka: 10.00 - 21.00 (Senin - Sabtu) dan 08.00 - 21.00 (Minggu)
Saat sedang berjalan-jalan menyusuri lorong-lorong mal paling gres di Jakarta Barat ini, tiba-tiba aroma kopi samar-samar menyergap indra penciuman saya. Hmm... aromanya wangi menggelitik hidung dan tanpa sadar mengantarkan langkah saya menuju sebuah kedai mungil bernama 'Killiney' Since 1919.
Kegiatan menyeduh kopi tarik dan teh tarik di kedai ini dilakukan di semi open kitchen sehingga bisa disaksikan pengunjung. Tampak seseorang sedang melakukan atraksi menyeduh secangkir kopi tarik dengan ceret bercorong panjang dan memindahkannya ke wadah lain sehingga seperti kegiatan menari-narik. Tak heran jika minuman ini dikenal dengan nama kopi tarik atau teh tarik.
Ternyata budaya minum kopi di warung kopi yang dulu banyak dijumpai di Medan, Pontianak, Batam, Malaysia dan Singapura ini mulai tertular ke Jakarta. Hal itu terbukti dengan hadirnya beberapa kopitiam atau warung kopi di Jakarta termasuk Killiney. Meski di Medan sendiri kopitiam tersebut telah memiliki sekitar 9 outlet.
Embel-embel 'Since 1919' yang tertera di belakang nama kopitiam tersebut ternyata bukan sekedar pemanis. Kopitiam yang merupakan franchise asal Singapura ini ternyata sudah berdiri sejak 1919. Kopi yang diseduh langsung sesaat sebelum dihidangkan dan homemade kaya toast menjadi andalannya.
Meskipun berada di dalam mal namun Killiney menebarkan suasana yang nyaman dan sederhana layaknya warung kopi. Sentuhan kayu tampak disana sini mulai dari dinding sampai kursi-kursi kayu yang dipadukan dengan meja marmer. Kesan tersebut diperkuat dengan termos-termos jadoel yang dipajang di beberapa sudut dan lantai yang dipoles semen polos.
Tak lama saya pun bergabung dengan pengunjung lainnya yang asyik menyeruput secangkir kopi atau teh sambil mengobrol atau mengigit sepotong roti bakar. Kopi tarik dan teh tarik ditawarkan dengan nama yang cukup unik, misal Coffee C untuk kopi yang memakai tambahan gula dan susu, Coffee CO buat yang hanya memakai susu saja, Coffee O buat yang memakai gula saja, sedangkan Coffee OO alias kosong berarti sama sekali tidak memakai gula atau susu. Hal tersebut juga berlaku untuk teh tarik.
Saya pun bermaksud untuk membandingkan kopi dan teh tarik a la Killiney ini. Sebagai pendamping tak ketinggalan Singapore Laksa dan Kaya Toast menjadi pilihan saya sore itu. Kopi tarik disajikan dalam gelas kaca pendek bergagang dengan buih di permukaannya, sedangkan es teh tariek disajikan dalam gelas tinggi. Rasa teh tariek ini sedikit menyerupai Thai tea namun tanpa rasa manis susu berlebih. Suegerr... memang cocok dinikmati sore-sore hari seperti ini!
Saat akan diseruput aroma wangi kopi bercampur susu sempat menggelitik hidung. Kopinya merupakan biji kopi house blend yang diracik khusus di Singapura. Susu kental manis dan cair yang dicampurkan kedalamnya tampilan minuman ini tidak hitam melainkan lebih kecoklatan. Saat diseruput slurpp... rasa kopinya ringan di lidah dan tak meninggalkan jejak asam. Hmm... sangat pas buat saya!
Sementara homemade kaya toast atau roti bakar disajikan berupa 4 tangkup roti yang dipotong berbentuk segi tiga. Sarikayanya yang dibuat sendiri menebarkan wangi pandan yang sangat harum. Untuk roti bakar ini ada 3 jenis roti dengan beragam isi yang bisa jadi pilihan yaitu roti tawar biasa, roti gandum, dan French Toast yang rotinya berukuran lebih tebal. Saat digigit kaya yang dioles tidak terlalu tebal atau tipis ini menebarkan aroma wangi. Yang membuat saya suka rasanya yang tidak terlalu manis mengigit!
Laksanya sendiri memakai mi berukuran besar seperti udon dengan siraman kuah kemerahan. Mi yang terbuat dari tepung beras ini terasa lembut dengan balutan kuah kari yang terasa ringan namu dengan tekstur kuah yang sedikit kental. Singapore laksa ini dilengkapi dengan irisan fish cake, udang, irisan telur, tahu, dan tauge. Tambahan sambal belacan yang tersedia dalam wadah terpisah membuat rasanya makin terasa nikmat!
Untuk kopi dan teh tarik di kopitiam ini dihargai mulai Rp 11.000,00 - Rp 22.000,00. Sedangkan untuk makanannya seperti Singapore Laksa, Chicken Curry, Toast, Prata, dll kesemuanya dihargai tak lebih dari Rp 29.000,00. Tak mahal bukan? Buat mereka yang ingin menyeruput secangkir kopi sore nanti mampir saja ke kopitiam ini!
Killiney Kopitiam
Central Park Mall, LG Floor
Jl. Let. Jend. S Parman Kav. 28
Jakarta Barat
Telp. 021-56985313
Jam Buka: 10.00 - 21.00 (Senin - Sabtu) dan 08.00 - 21.00 (Minggu)
Tempura Uramaki Hmm... Oishii Desu Ne!
Di restoran yang satu ini bukan hanya sushi enak dan berkualitas yang bisa dinikmati. Ada pula aneka bento yang bisa dipesan untuk makan siang, teppanyaki dan sukiyaki buat mereka pencinta daging, serta shabu-shabu yang lezat. Semuanya serba oishii... mau?
Hal ini bermula saat saya dan suami sedang mengendarai mobil dari ITC BSD menuju pasar modern BSD. Saat itu kami harus melewati Jl. Letjen Sutopo. Nah, disebelah kiri jalan tersebut kami melihat sebuah restoran yang area parkirnya ramai sekali bernama 'Sushi Naga'. Pemandangan tersebut membuat kami jadi penasaran karena tidak dapat mampir kami memutuskan untuk menyambanginya pada malam minggu berikutnya.
Sushi Naga menempati bangunan berlantai dua. Meskipun bukan terletak di dalam mal, restoran ini sangat ramai oleh pengunjung. Untunglah kami segera mendapat meja di pojok belakang dekat pintu dapur. Pengunjung yang datang setelah kami masih harus antri berdiri. Wah benar-benar luar biasa!
Apabila kita menyimak buku menunya, restoran ini tidak hanya menyediakan sushi belaka. Disini juga disajikan berbagai jenis menu masakan Jepang lainnya seperti aneka menu bento (menu nasi lengkap), teppanyaki, sukiyaki, shabu-shabu, dll. Pilihan kami jatuh pada sushi roll matang, yaitu Dragon Fly, New York Spicy roll & Tempura uramaki. Ditambah chawan mushi kegemaran suami.
Tempura uramaki sendiri adalah sushi yang berisi tempura udang dan lettuce yang dibungkus oleh nori dan nasi Jepang lalu ditaburi tobiko. Kemudian sushi disusun memanjang dan disajikan diatas piring yang telah diberi mayones. Ketika digigit, ada sensasi kriuk-kriuk tepung kremes dari tempura yang berpadu dengan gurihnya rasa udang serta mayones. Hmm... mantap!
Sedangkan Dragon Fly adalah sushi yang berisi tempura udang dan timun Jepang yang kemudian dibalut nori dan nasi. Bedanya sushi yang satu ini tidak berisi kremesan tepung tempura. Bagian luarnya juga ditaburi tobiko warna merah dan hijau dan diberi mayones. Menurut saya rasa keduanya hampir sama meski minus kriuk si kremes. Tetapi dengan adanya timun membuatnya sedkit terasa lebih segar.
Untuk New York Spicy berisi lembaran daging sapi, ketimun Jepang dan lettuce. Sedangkan bagian luarnya ditaburi wijen, tobiko, tepung kremes, kemudian diberi mayones dan saus teriyaki. Sushi ini disusun melingkar diatas piring. Rasanya lumayan juga sih walaupun daging terasa sedikit kurang empuk.
Setiap porsi sushi berisi 8 potong sushi yang berukuran lumayan sehingga kami kekenyangan dan memutuskan sisa sushi dibungkus untuk dibawa pulang. Karena rasanya memuaskan kami juga membungkus untuk oleh-oleh keluarga di rumah, yaitu Aburi Salmon Roll yang harganya paling mahal yaitu Rp 60.000. Plus seporsi Tempura uramaki karena tadi kami makan rasanya oke banget.
Harga sushi yang lain tidak semahal itu, Tempura Uramaki & New York Spicy masing Rp 21.000,00 serta Dragon fly Rp 32.000,00. Ditambah Chawan Mushi seharga Rp 17.000,00 maka total kami membayar Rp 214.830,00. Harga ini menurut saya masih lebih miring daripada restoran sejenis di mal. Ditambah tempat yang cozy dan makanan yang cukup memuaskan menjadikan resto ini layak menjadi favorit anda.
Sushi Naga
Jl. Letjen Sutopo, Blok E1/1
BSD, Tangerang
Telp: 021-5376008
Hal ini bermula saat saya dan suami sedang mengendarai mobil dari ITC BSD menuju pasar modern BSD. Saat itu kami harus melewati Jl. Letjen Sutopo. Nah, disebelah kiri jalan tersebut kami melihat sebuah restoran yang area parkirnya ramai sekali bernama 'Sushi Naga'. Pemandangan tersebut membuat kami jadi penasaran karena tidak dapat mampir kami memutuskan untuk menyambanginya pada malam minggu berikutnya.
Sushi Naga menempati bangunan berlantai dua. Meskipun bukan terletak di dalam mal, restoran ini sangat ramai oleh pengunjung. Untunglah kami segera mendapat meja di pojok belakang dekat pintu dapur. Pengunjung yang datang setelah kami masih harus antri berdiri. Wah benar-benar luar biasa!
Apabila kita menyimak buku menunya, restoran ini tidak hanya menyediakan sushi belaka. Disini juga disajikan berbagai jenis menu masakan Jepang lainnya seperti aneka menu bento (menu nasi lengkap), teppanyaki, sukiyaki, shabu-shabu, dll. Pilihan kami jatuh pada sushi roll matang, yaitu Dragon Fly, New York Spicy roll & Tempura uramaki. Ditambah chawan mushi kegemaran suami.
Tempura uramaki sendiri adalah sushi yang berisi tempura udang dan lettuce yang dibungkus oleh nori dan nasi Jepang lalu ditaburi tobiko. Kemudian sushi disusun memanjang dan disajikan diatas piring yang telah diberi mayones. Ketika digigit, ada sensasi kriuk-kriuk tepung kremes dari tempura yang berpadu dengan gurihnya rasa udang serta mayones. Hmm... mantap!
Sedangkan Dragon Fly adalah sushi yang berisi tempura udang dan timun Jepang yang kemudian dibalut nori dan nasi. Bedanya sushi yang satu ini tidak berisi kremesan tepung tempura. Bagian luarnya juga ditaburi tobiko warna merah dan hijau dan diberi mayones. Menurut saya rasa keduanya hampir sama meski minus kriuk si kremes. Tetapi dengan adanya timun membuatnya sedkit terasa lebih segar.
Untuk New York Spicy berisi lembaran daging sapi, ketimun Jepang dan lettuce. Sedangkan bagian luarnya ditaburi wijen, tobiko, tepung kremes, kemudian diberi mayones dan saus teriyaki. Sushi ini disusun melingkar diatas piring. Rasanya lumayan juga sih walaupun daging terasa sedikit kurang empuk.
Setiap porsi sushi berisi 8 potong sushi yang berukuran lumayan sehingga kami kekenyangan dan memutuskan sisa sushi dibungkus untuk dibawa pulang. Karena rasanya memuaskan kami juga membungkus untuk oleh-oleh keluarga di rumah, yaitu Aburi Salmon Roll yang harganya paling mahal yaitu Rp 60.000. Plus seporsi Tempura uramaki karena tadi kami makan rasanya oke banget.
Harga sushi yang lain tidak semahal itu, Tempura Uramaki & New York Spicy masing Rp 21.000,00 serta Dragon fly Rp 32.000,00. Ditambah Chawan Mushi seharga Rp 17.000,00 maka total kami membayar Rp 214.830,00. Harga ini menurut saya masih lebih miring daripada restoran sejenis di mal. Ditambah tempat yang cozy dan makanan yang cukup memuaskan menjadikan resto ini layak menjadi favorit anda.
Sushi Naga
Jl. Letjen Sutopo, Blok E1/1
BSD, Tangerang
Telp: 021-5376008
Subscribe to:
Posts (Atom)
